Breaking News

Belajar Tatap Muka di Madrasah Aceh Barat Masih Berlangsung

Belajar Tatap Muka di Madrasah Aceh Barat Masih Berlangsung
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar

ACEHSTANDAR.COM - Seluruh sekolah madrasah tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Aceh Barat masih melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka hingga pelaksanaan ujian semester selesai.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar mengatakan selain menunggu pelaksaan ujian semester usai, pihaknya juga menunggu edaran dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan PBM tatap muka akan dilanjutkan atau kembali daring.

“Selain menunggu surat edaran dari pemerintah daerah, kita juga nantinya jika ujian semester usai maka akan berkoordinasi dengan seluruh kepala-kepala madrasah apakan nanti setalah tahun ajaran baru dan setelah ujian kita akan melakukan proses tatap muka atau melaksanakan proses sift ataupun daring, maka akan kita sesuaikan dengan edaran dan kondisi di lapangan,” kata Khairul Azhar, Sabtu 5 Juni 2021.

Nantinya setalah adanya edaran dan koordinasi dengan semua kepala madrasah dan PBM secara tatap muka terpilih menjadi pilihan kembali maka seluruh sekolah madrasah akan kembali melakukan tatap muka tentunya dengan menerapkan prokol kesehatan secara ketat atau bahkan akan dilakukan sift.

“Tapi untuk daerah-daerah seperti kecamatan Johan Pahlawan ini menjadi sebuah catatan yang mungkin perlu adanya tindakan untuk melaksanakan proses sift maupun daring, kita sesuaikan dengan kondisi saat ini dimana kasus Covid terus meningkat,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini Kemenag Kabupaten Aceh Barat mendapatkan informasi dari Kanwil Kementrian Agama bahwa proses pembelajaran di sekolah-sekolah menyesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing apakah memungkin untuk tatap muka atau daring.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengintruksikan jajaran kabupaten/kota untuk mengikuti kebijakan pemerintah daerah masing-masing menyangkut pelaksanaan pembelajaran di madrasah, baik secara tatap muka maupun secara virtual.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, hal ini guna mengendalikan penyebaran wabah Covid-19 di provinsi berjuluk Serambi Mekkah yang kian meningkat dari hari ke hari.  

Iqbal menjelaskan, keputusan ini juga berdasarkan Surat Keputusan Bersama  Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

"Penyebaran wabah Covid-19 kembali meresahkan. Kebijakan yang kita ambil juga merupakan ikhtiar agar anak-anak dan guru tidak terpapar wabah ini," kata Iqbal.

VINDA EKA SAPUTRA