Breaking News

BNPB Minta Liga 1 Digelar Tanpa Penonton

BNPB Minta Liga 1 Digelar Tanpa Penonton
BNPB dukung bergulirnya Liga 1 2021/2022. (FOTO;ANTARA)

ACEHSTANDAR.COM- Deputi II Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah mendukung bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 di tengah pandemi virus corona.

Namun, BNPB atau Satgas Penanganan Covid-19 meminta supaya bergulirnya Liga 1 2021/2022mulai Juli mendatang, digelar tanpa penonton.

"Seperti turnamen yang lalu, kompetisi dilakukan tanpa penonton lebih dahulu. Kita coba dulu dan evaluasi di tahapan selanjutnya tidak menutup kembali ada penonton dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Harmensyah saat konferensi pers di Kantor Kemenpora, Senin (24/5).

"Kami tidak mau seperti India ketika pertandingan Cricket melawan Inggris ada 350 ribuan kasus aktif kemudian naik jadi 3,5 juta. Kami imbau semua yang terlibat, semua fan, kita harapkan melakukan kepatuhan terhadap prokes ini,. Semoga rekomendasi dalam waktu singkat akan kami keluarkan dan izin dari Polri untuk penyelenggaraan juga," imbuhnya.

Kesuksesan pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 menjadi pembelajaran berharga untuk semua pihak. Berbagai evaluasi harus dilakukan demi meningkatkan keamanan kompetisi ke depan.

"Satgas penanganan Covid-19 nasional mendukung penuh bergulirnya Liga 1 2021/2022 dengan syarat protokol kesehatan ketat yang harus diberlakukan. Itu syarat utama dan yang pertama sekali," ujar Harmensyah.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah mendiskusikan rencana bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 dengan Polri yang diwakili Asops Kapolri, juga bersama Deputi BNPB, Kemenpora, dan PT LIB.

Pembahasan yang dilakukan termasuk persiapan kompetisi mulai dari sistem, lokasi, protokol kesehatan dan sebagainya.

"Memang berbeda dengan turnamen. Apabila nanti diberikan izin kami akan bergulir awal Juli. Kami alokasikan tanggal 3 Juli dan tanggal 7 Juli. Kira-kira di antara tanggal itu karena ada pertandingan yang masih diikuti klub di luar, Persipura dan Bali United."

"Rencananya akan dipusatkan di Jawa karena bisa ditempuh kendaraan, akomodasi cukup banyak, dan lain-lain yang berkaitan dengan infrastruktur. Ini seusai keinginan klub," sebut Iwan Bule.

Di sisi lain, Menpora Zainuddin Amali menyebut ada perbedaan persiapan termasuk kesiapan protokol kesehatan yang dilakukan PSSI dan LIB karena untuk kompetisi durasinya berbeda dengan turnamen yang hanya satu bulan penyelenggaraan.

Sumber:CNN Indonesia