Breaking News

Buka Tournament Grasstrack, Begini Pesan Kadispora Aceh

Buka Tournament Grasstrack, Begini Pesan Kadispora Aceh

ACEHSTANDAR.COM - Kejuaraan Open Tournament Grasstrack yang digelar Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi dimulai Sabtu (27/3/2021) di sirkuit buatan Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur.

Kejuaraan ini dilepas langsung anggota DPRA Partai Demokrat Muhammad Yunus (Banta). Turut hadir pada saat pembukaan Kadispora Aceh yang diwakili Kasi Pembinaan Olahraga Prestasi (POP) Muksalmina, S.Pd dan Ketua IMI Aceh yang diwakili Adnan Yacob Oden.

Dalam kesempatan tersebut Muksalmina mengatakan, Pemerintah Aceh selalu berkomitmen menggelar event-event olahraga dalam rangka membina serta mencari bakat-bakat baru di pelosok Aceh.
 
Hanya saja, sambung dia, dalam dua tahun terakhir ini akibat Covid-19 membuat pergerakan dan kegiatan harus kita batasi. “Pada kesempatan ini, karena situasi pandemi, kami harapkan semua kita tetap menjaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan,” sebut Muksalmina.

“Kita doakan semoga pandemi ini cepat selesai, agar Pemerintah Aceh melalui Dispora bisa kembali menggelar event-event olahraga seperti biasa,” ujar Kasi POP Dispora Aceh ini.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh yang diwakili Adnan Yacob Oden, memberi apresiasi kepada semua elemen yang sudah terlibat menyukseskan Open Tournament Grasstrack.

“Situasi sedang pandemi membuat kita tidak bisa leluasa menggelar event seperti sediakala. Kita doakan semoga cepat selesai pandemi, agar IMI dengan pemerintah bisa menggelar lagi kejuaraan,” sebut dia.
 
Sementara DPR Aceh Muhammad Yunus yang menjadi inisiator kejuaraan Open Tournament Grasstrack itu mengajak semua peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. “Serta tetap patuhi protokol kesehatan,” pinta dia saat melepas para pembalap di garis start.

Kejuaraan Open Tournament Grasstrack yang digelar Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berlangsung selama dua hari yang diikuti 26 pembalap seluruh Aceh.