Breaking News

Cegah Penangkalan Radikalisme, Kodim 0112/Sabang Gelar Silaturahmi dengan Masyarakat

Cegah Penangkalan Radikalisme, Kodim 0112/Sabang Gelar Silaturahmi dengan Masyarakat
Dandim 0112/Sabang Letkol Czi Istiyarto, ST, didapingi Kasdim Mayor Inf Solikhin dan Kasat Reskrim Polres Sabang selaku pemateri, IPDA Rahmat, S.Sos, SH, MSi

*Kasatres Polres Sabang Jadi Pemateri

ACEHSTANDAR.COM - Guna menjaga dan pencegahan masyarakat dari pengaruh radikalisme Kodim 0112/Sabang, menggelar silaturahmi dengan masyarakat di aula Makodim pulau paling barat Indonesia. Sementara, Kasat Reskrim Polres Sabang menjadi pemateri pada kegiatan pemahaman idealogi itu.

Komandan Kodim.0112/Sabang Letkol Czi Istiyarto, ST kepada media ini mengatakan, saat ini paham terhadap radikalisme mudah terpengaruh dengan kecanggihan sarana komunikasi yang serba bisa.

Maka, untuk mencegah pengaruh tentang pemahaman yang keliru dilingkungan masyarakat perlu dilakukan pendekatan dengan seluruh elemen beserta organisai kepemudaan masyarakat.

"Selaku institusi TNI yang menjalankan tugas teritorial, pendekatan dengan masyarakat menjadi tugas pokok bagi kami TNI-AD, guna menggalang rakyat dari pemahaman terhadap radikalisme dan terorisme," kata Dandim Letkol Czi Istiyarto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sabang IPDA Rahmat, S.Sos, SH, M.Si dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa, tata cara penyebaran paham radikal kepada masyarakat akhir-akhir ini bukan lagi kepada orang-orang yang memang punya hati yang baku untuk berbuat sesuatu yang menurut pikirannya benar dan menjadi isi syurga.

Akan tetapi yang yang terjadi akhir-akhir ini para anak muda baik laki-kali maupun perempuan termasuk anak-anak sudah dapat dirasuk jiwanya untuk dalam garis keras radikalisme.

Dimana, kata IPDA Rahmat para pengikut yang telah terpengaruh radikalisme mereka sebagian belum dapat berpikir secara matang, sehingga sangat mudah terpengaruh saat ada suntikan kedalam qalbu dengan janji syurga menanti.

"Sasaran radikalisme yang dimainkan oleh kelompok garis keras sekarang ini umumnya para pemuda-pemudi bahkan anak-anak karena cara berpikir mereka masih sangat labil, sehingga menjadi lahan empuk untuk dicuci otaknya," ungkap Kasat Reskrim.

Untuk itu tambah IPDA Rahmat, keterlibatan keluarga, lingkungan dan tempat si anak menimba ilmu sangat penting guna mengarahkan pikiran-pikiran yang berseberangan dengan nilai-nilai kehidupan sebagai mana mestinya.

"Upaya-upaya dalam menanggulangi dan mencegah paham radikalisme dan terorisme di kalangan anak muda, garda terdepan adalah keluarga, lingkungan dan tentunya tempat si anak menimba ilmu. Selebihnya, perlu mengikuti dengan seksama pada setiap kegiatan pencegahan pemahaman seperti yang dilakukan Kodim 0112/Sabang hari ini," pungkasnya.

JALAL