Breaking News

Diduga Intervensi Terdakwa Kasus Toko Emas, JPU Dibebastugaskan

Diduga Intervensi Terdakwa Kasus Toko Emas, JPU Dibebastugaskan
Pengacara dari kantor RAN Advocates, DR H Razman Arif Nasution SH SAg MA PhD [Foto;Ikhsan]

ACEHSTANDAR.COM - Ramadani dikabarkan telah dicopot dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara kasus dugaan penjualan emas yang tidak sesuai kadar kemurniannya.

Kabar ini disampaikan oleh pengacara terdakwa Sunardi, yakni Razman Arif Nasution kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Selasa 9 November 2021.

Begitupun dalam persidangan, di depan Mejelis Hakim, Razman turut menyampaikan kabar Ramadani sudah dibebastugaskan dalam perkara toko emas.

Memang terlihat, dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi tadi, JPU bukan Ramadani.

"Saya mengapresiasi Sesjamwas Kejagung, setelah mengetahui kasus ini, Alhamdulillah saudara Rahmadani tidak lagi menjadi JPU, terkait terdakwa klien kami terdakwa Sunardi,"kata Razman kepada wartawan.

Ia juga mengaku sudah bertemu dengan Ramadani, pertemuan dilakukan lantaran, Ramadani sendiri tidak lagi menangani perkara tersebut.

"Saya sudah kontak saudara Rahmadani dan beliau mengatakan memang sudah tidak lagi,"katanya.

Sementara Kasipenkum Kejati Aceh, Munawal Hadi yang dikonfirmasi lewat layanan pesan WhatsApp, Selasa (9/11) belum mendapat balasan. Pesan WhatsApp yang dikirim sudah centang dua.

Sebelumnya, Razman Arif Nasution melaporkan oknum JPU ke asisten pengawasan kejaksaan tinggi Aceh pada 19 Oktober 2021 lalu.

Terbaru, dia bersama tim juga melaporkan okjum Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan (Sesjamwas), pada Senin 8 November 2021.

Laporan ini terkait dugaan intervensi yang dilakukan oleh oknum JPU terhadap terdakwa Sunardi. []