Breaking News

Diduga karena Kasus Korupsi, Doni Monardo Dicopot Jokowi dari BNPB

Diduga karena Kasus Korupsi, Doni Monardo Dicopot Jokowi dari BNPB
Doni Monoardo

ACEHSTANDAR.COM  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Letjen Ganip Warsito sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa 25 Mei 2021, menggantikan posisi Doni Monardo.

Banyak isu beredar di publik tentang pencopotan Doni yang mengejutkan ini.

Namun, menurut pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, kasus dugaan korupsi alat kesehatan Covid-19 adalah alasan utama di balik pencopotan Doni Monardo.

"Kelihatannya faktor itu. Istana sangat alergi kalau ada anak buahnya yang, meskipun belum bisa dibuktikan secara hukum, tapi enggak mau di publik ada pengaruh," tutur Trubus, seperti dikutip dari  CNNIndonesia, Selasa, (25/5/2021).

Ia juga menilai ada kejanggalan dalam proses pencopotan Doni. Lagipula, saat ini pergantian Kepala BNPB belum diperlukan, karena harusnya negara mempersiapkan diri menghadapi gelombang kedua Covid-19 yang bakal lebih parah.

Adapun pemberhentian Doni Monardo karena alasan masa pensiun, Trubus menilai hal itu sangat janggal. 

Menurutnya, Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Perpres Nomor 8 Tahun 2008 tentang BNPB tak membatasi masa bakti Kepala BNPB.

"Kalau kebijakan presiden seperti itu kesannya ada kepentingan politik, bukan persoalan penanganan covid, ada pertimbangan politik di situ," ungkapnya.

RS kembalikan ratusan ribu reagen tes Covid-19

Sebelumnya, nama Doni Monardo terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat tes Covid-19.

Kasus itu terkuak ke publik usai laporan Majalah Tempo bersama Klub Jurnalis Investigasi dan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Dalam laporan itu, puluhan rumah sakit disebut mengembalikan ratusan ribu reagen tes Covid-19 karena kedaluwarsa. 

ICW pun menduga kerugian negara akibat kejadian itu sekitar Rp 170 miliar.