Breaking News

Doni Monardo Dicopot, Hubungan Ketua Baru BNPB dengan Daerah Akan Rumit

Doni Monardo Dicopot, Hubungan Ketua Baru BNPB dengan Daerah Akan Rumit
Doni Monoardo

ACEHSTANDAR.COM  - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah blak-blakan menilai Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo layak dipertahankan.

Sebab kata Trubus  Rabu (26/5/2021) lalu mengatakan, Doni Monardo ialah orang pertama saat penanganan covid-19.

“Dengan dibentuknya gugus tugas covid, kan, ketuanya Pak Doni melalui Perpres no 7, diganti nomor 9 tahun 2020,” jelas Trubus.

Menurut Dosen Universitas Trisakti itu, digantinya Doni Monardo akan memengaruhi penanganan covid-19 di daerah.

“Menurut saya yang rumit itu, masalah hubungannya dengan darerah. Karena penanganan covid itu sampai ke daerah,” ungkapnya.

Selain itu, pengganti Doni Monarndo, Ganip Warsito harus beradaptasi dengan masalah penanggulangan bencana, termasuk covid-19.

“Lama itu koordinasinya. Masalahnya kepala daerah itu bukan bawahan BNPB,” bebernya.

Menurut Trubus, sosok Doni Monardo sudah dikenal oleh banyak kepala daerah. Oleh sebab itu, ancamannya adalah koordinasi ke daerah bakal lambat bahkan terhambat. Selain itu, pergantian posisi kepala BNPB menjadi tantangan bagi Ganip.

“Karena itu, kalau ganti orang lagi dia (kepala daerah) belum tentu mau. Karena, tidak ada urusan strukturalnya antara kepala daerah bupati, wali kota, gubernur, bawahan BNPB,” jelas Trubus.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo diganti dari jabatannya pada Selasa, 25 Mei 2021.

Doni Monardo diganti karena telah memasuki masa pensiun.

Penggantinya ialah Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal Ganip Warsito yang merupakan perwira TNI aktif.

 

Sumber:Montt/GenPi