Breaking News

Dua Kepala Dinas Buka Suara Terkait Kerusakan Jembatan Ulee Lheue Park

Dua Kepala Dinas Buka Suara Terkait Kerusakan Jembatan Ulee Lheue Park
Proses perbaikan lantai jembatan di pusat kuliner dan wisata Ulee Lheue Park (Foto: Dok PUPR Banda Aceh)

ACEHSTANDAR.COM - Dua Kepala Dinas jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh akhirnya buka suara menyangkut kerusakan fasilitas di kawasan pusat kuliner dan wsiata Ulee Lheue Park, diantaranya masalah jembatan rusak.

Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh Jalaluddin ST MT yang dikofirmasi acehstandar.com menyampaikan, pembangunan lantai jembatan sudah sesuai dengan perencanaan matrialnya dari comwood yang diperuntukkan untuk pejalan kaki. 

Namun yang terjadi di lapangan, kata Jalal sering digunakan oleh oleh oknum-oknum dengan menaiki sepeda motor.

"Ada juga lantai dipecahkan untuk diambil besinya,"kata Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh Jalaluddin, Minggu (6/6/2021) malam.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Banda Aceh tengah memperbaiki kembali lantai jembatan di pusat kuliner dan wisata tersebut dengan menggunakan bahan meterial kayu. 

"Sekarang sedang diperbaiki dan diganti dengan kayu biar lebih kuat,"ujarnya seraya mengirim foto sedang dalam perbaikan. 

BACA JUGA:Fasilitas Ulee Lheue Park Jadi Sorotan, Jembatan "Abu Nawas” Warnai Objek Wisata
 
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Iskandar Ssos dalam keterangan yang dikirim kepada media ini meyampaikan penjelasan serupa, yaitu sedang dalam tahap perbaikan.

"Pengerjaan Ulee Lhue Park oleh Dinas PUPR Banda Aceh dilaksanakan 2 tahap  yaitu tahun 2019 dan tahun 2020,"terang Iskandar.

Sedangkan penyebab kerusakan, menurut dia lantaran tingkat kunjungan yang tinggi .

"Banyak yang naik dan melakukan Selfi,  sehingga terjadi kerusakan pada bagian tertentu. Dan saat ini sedang diperbaiki,"ujarnya.