Breaking News

Dukung Program Pemerintah, 26 Coffee Premium Buka Gerai Vaksinasi Gratis

Dukung Program Pemerintah, 26 Coffee Premium Buka Gerai Vaksinasi Gratis
Julian saat menerima suntikan vaksin oleh tim vaksinator di 26 Coffee Premium [FOTO: IKHSAN]

*Diberi Voucher Ngopi Gratis dan Sembako

ACEHSTANDAR.COM -  Bagi masyarakat yang ingin menerima suntikan vaksin secara gratis dapat mengunjungi langsung 26 Coffee Premiun yang beralamat di Jalan T Panglima Nyak Makam, Lampineng, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Minggu 10 Oktober 2021. 

Dengan dibukanya gerai vaksin di warung kopi seperti itu, sehingga masyarakat tak lagi kesulitan mencari tempat vaksinasi Covid-19. Tak terkecuali dengan para penikmat kopi. 

Julian melakukan foto bersama Owner 26 Coffee Premium Fuadi Satria dan Kapolsek Syiah Kuala Ipda Hanifah Anas usai menerima suntikan vaksinasi [FOTO: IKHSAN] 

Selain mendapat vaksin secara gratis, masyarakat juga mendapatkan voucher ngopi gratis serta paket sembako untuk dibawa pulang.

Owner 26 Coffee Premiun Fuadi Satria yang ditemui di lokasi menyampaikan gerai vaksinasi yang dibuka ditempat usahanya itu sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam memenuhi cakupan vaksin yang diberikan kepada masyarakat.

Ia melihat selama pandemi Covid-19 melanda negeri yang menjadi imbas utama adalah pelaku UMKM seperti warung kopi, dan berbagai bentuk usaha lainnya.

Proses screening sebelum melakukan suntikan vaksinasi [FOTO: IKHSAN]

"Selama pandemi ini kan yang terkena imbas kan UMKM seperti warung kopi, untuk itu saya antusias membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 sehingga usaha-usaha UMKM bangkit lagi,"kata Fuadi.

Dia mengaku memiliki cara tersendiri dalam mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi, yaitu dengan menawarkan voucher minum secara gratis dan pembagian paket sembako.

Kendati demikian, acara yang ikut bekerjasama dengan Polda Aceh dan Polsek Syiah Kuala tidak menarget jumlah orang yang melakukan vaskin, namun sebanyak mungkin bagi yang ingin melakukan vaksin siap untuk diterimanya.

Ibu Husna saat menceritakan pengalaman melewati serangan Covid-19 [FOTO:IKHSAN]

"Kita menarget sebanyak mungkin, ini bentuk kerjasa sama dengan Polda Aceh dan Polsek Syiah Kuala, harapanya semoga pandemi ini cepat berlalu, kami dari pengusaha warung kopi bisa buka normal kembali seperti sebelumnya,"sebut Fuadi.

Salah seorang penerima vaksinasi yang juga merupakan "alumni" Covid-19, Husna ikut menceritakan keluhan selama melewati masa-masa isolasi mandiri di ruang rawat Pinere. menurutnya covid-19 merupakan sebuah wabah yang sangat berbahaya.

Paling menyedihkan kata Husna, ia satu keluarga ikut diserang covid-19 yang pada akhirnya sang suami meninggal dunia, padahal mereka sudah menjaga protokol kesehatan pakek masker, cuci tangan, dan menjaga jarak tapi akhirnya terkena juga.

Kapolsek Syiah Kuala Ipda Hanifah Anas [FOTO: IKHSAN]

"Vaksin memang sudah kita dengar diawal awal, kami kenaknya bulan 4, tapi waktu itu vaksin belum diutamakan untuk masyarakat tapi mash untuk Nakes, jadi belum sempat divaksin kami sekeluarga akhirnya positif Covid-19,"cerita Husna yang didampingi sang buah hati.

Oleh sebab itu, pihaknya ingin segera melakukan vaksinasi usai dinyatakan negatif covid-19, namun setiap orang pernah dinyatakan positif covid-19 harus menunggu hingga 3 bulan kedepan.

"Akhirnya hari ini tau posting dari beberapa grup bahwa di Premium ini melakukan vaksinasi bagi masyrakat sehingga kami berempat datang kesini untuk menerima vaksinasi pertama, dan Insya Allah  nanti vaksin kedua tetap akan kita lakukan. Bagusnya masyarakat harus mau menerima vaskin, ini sebagai bentuk ikhtiar kita. Saya sudah mengalami nya sendiri dan suami saya kembali ke Rahmatullah,"ungkapnya.

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM dan rombongan saat mengunjungi gerai vaksin di 26 Coffee Premium [FOTO:IKHSAN]

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Ahmad Haydar SH MM yang ikut hadir ke 26 Coffee Premium menyampaikan syukur masyarakat sekarang ini mulai menyambut terhadap vaksinasi dari Pemerintah untuk kesehatan.

"Memang beberapa gerai yang digelar memang ada gerai stasioner dan gerai mobile, salah satu untuk gerai stasioner salah satunya dibuka di cafe-cafe, memang kita sudah masuk di cafe -cafe. Dan Syukur Alhamdulillah untuk wilayah Banda Aceh ini sudah lebih dari 60 persen mendekati 70 persen,"ujar Kapolda.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ACEHSTANDAR.COM (@acehstandarcom)