Breaking News

Event Ini Awal Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Event Ini Awal Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Ak

BANDA ACEH –Sektor pariwisata  Provinsi Aceh kembali menunjukan kemampuannya bersaing secara nasional dalam berbagai event.

Buktinya, dua event yakni Aceh Culinary Festival dan Aceh Festival Ramadhan berhasil masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021

Berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Bersama Penetapan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dua event tersebut yakni Aceh Culinary Festival dan Aceh Festival Ramadhan masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2021. 

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Ak., Kemenparekraf telah meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021 sebagai upaya menggerakkan kembali roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama di bidang event.

Kharisma Event Nusantara merupakan salah satu upaya adaptasi kegiatan di tengah pandemi terhadap penyelenggaraan acara yang akan di gelar di 2021 dibarengi dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. 

Untuk diketahui bahwa program ini merangkum berbagai event yang ada di seluruh provinsi di Indonesia. Mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kelurahan dan desa.

Karena itu kata kepala Disbudpar  Aceh, Jamaluddin, dirinya menyambut baik masuknya event Aceh Culinary Festival dan Aceh Festival Ramadhan dalam KEN 2021. 

Masuknya dua event tersebut katanya merupakan kepercayaan sekaligus menjadi titik awal kebangkitan pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Ia menuturkan bahwa dari tiga event yang di ajukan propinsi aceh tahun 2021 yaitu : Aceh Festival Ramadhan, Festival Seudati dan Aceh Culinary Festival. 

"Jadi kita Aceh hanya dua event saja yang berhasil masuk dalam Kharisma  Event Nusantara di tingkat nasional, namun hal ini memberi dampak positif untuk memacu perkembangan pariwisata dan kita harapkan ekonomi di Aceh bisa lebih baik lagi," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (6/5/2021).

Terapkan Prokes untuk Mendukung Kembali Bangkitnya Pariwisata Aceh

Apabila nanti ketika sektor pariwisata Aceh maju, diharapkan tingkat penjualan masyarakat akan terus meningkat.

"Nah, dengan demikian akan berpengaruh pada tingkat hunian hotel, investor akan lebih banyak masuk dan membuka peluang penerbangan ke daerah, serta mobilisasi masyarakat akan meningkat lagi dari sekarang," tuturnya. 

Penerapan protokol kesehatan ini berbasis CHSE (cleanliness, health, security dan environment) menjadi syarat wajib, baik bagi pelaku pariwisata, maupun wisatawan. 

Dia pun berharap semua pihak agar menerapkan protokol kesehatan. Karena katanya, demi untuk mendukung kebangkitan kembali sektor pariwisata Aceh yang sudah lama terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Dengan berhasil masuknya dua event wisata Aceh dalam Kharisma Event Nusantara 2021 diharapkan dukungan penuh Kementerian Pariwisara dan Ekonomi Kreatif RI untuk terus mempromosikan event wisata Aceh tersebut," ungkap Jamal.