Breaking News

Fraksi PDA Sorot Kinerja SKPK Pidie, Abusyik Perlu Benahi 'Anak Buah'

Fraksi PDA Sorot Kinerja SKPK Pidie, Abusyik Perlu Benahi 'Anak Buah'
Sekretaris Fraksi PDA DPRK Pidie Juwakir [Foto;Istimewa]

ACEHSTANDAR.COM- Fraksi Partai Daerah Aceh (F-PDA) DPRK Pidie menyoroti kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang terkesan lemah hingga menjelang akhir tahun 2021.  Bahkan PDA melihat Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terealisasi dibawah 70 persen.  

Maka dari itu, Sekretaris Fraksi PDA DPRK Pidie Juwakir meminta kepada Bupati Roni Ahmad alias Abusyik agar segera mengevaluasi 'anak buahnya' dijajaran dinas Pemerintah setempat.

Penengasan ini disampaikan Juwakir pada pendapat akhir Sidang Pembahasan APBK Pidie  Tahun 2022, di Ruang Sidang Gedung DPRK Pidie, Rabu 17 November 2021.  

“Dinas terkait agar tidak mengedepankan ego sektoral dengan menghambat rekomendasi, dengan alasan-alasan yang tak rasional, akibatnya menghambat pembangunan ekonomi masyarakat kita juga,“ demikian salah satu poin disampaikan Juwakir yang dikutip media ini.

PDA, kata Jawakir sudah pernah mengingatkan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam pendapat akhir dalam sidang tahun sebelumnya bahwa masyarakat merasa kecewa dengan sikap dan kinerja dinas atas buruknya pelayanan di beberapa instansi. 

Rapat sidang akhir pembahasan APBK Pidie tahun 2022

Ia mengingatkan bahwa seluruh instansi kedinasan di Kabupaten Pidie adalah milik pemerintah untuk melayani masyarakat kabupaten Pidie. Apalagi, dengan kondisi keuangan daerah yang sangat minim sekarang ini, dipastikan bahwa pemerintah Pidie tidak mampu memenuhi sejumlah pembangunan dengan hanya mengandalkan anggaran yang bersumber dari APBK semata. 

“Anggaran 2021 akan segera berakhir, namun realisasi Pendapatan Asli Daerah di hampir sebagian besar SKPK pengelola PAD persentasenya masih di bawah angka 70 persen,"katanya. 

Seharusnya, pada pertengahan tahun anggaran 2021 sudah tercapai target sebagaimana yang diharapkan, sehingga tidak mempengaruhi bagi rekanan dalam menyelesaikan program kerja. Tentunya, berimbas pada kualitas kerja ujung-ujungmya merugikan masyarakat.

Itu sebabnya, dia secara tegas meminta Abusyik untuk membenahi jajaran diakhir-akhir masa-masa kepemimpinanya, termasuk Kepala-kepala Dinas ABS (asal bapak senang).

Terakhir dia berharap, Abusyik segera memerintahkan para SKPK untuk bekerja lebih optimal dan dengan sungguh-sungguh, agar target realisasi anggaran dan pencapaian PAD yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. []