Breaking News

Ini Lima Kiper Terbaik di Dunia pada Musim Ini

Ini Lima Kiper Terbaik di Dunia pada Musim IniEPA
Kiper Atletico Madrid Jan Oblak.

JAKARTA -- Kiper menjadi benteng terakhir sebuah tim sepak bola. Buruknya performa kiper cenderung berbanding lurus dengan hasil akhir pertandingan.

Benua Eropa masih menjadi pusat penghasil kiper-kiper elite dengan kompetisi yang digelar. Laman Sportskeeda pada Selasa (13/4) merangkum lima penjaga gawang terbaik di dunia saat ini.

5. Marc-Andre Ter Stegen

Menurunnya pertahanan Barcelona sedikit terobati dengan kehadiran Marc-Andre Ter Stegen di bawah mistar. Hal tersebut dibuktikan dengan statistik yang mencatat Blaugrana mengemas 24 clean sheet dari 30 pertandingan musim ini.

4. Samir Handanovic

Kiper veteran Inter Milan itu menjadi peran kunci Nerazzuri dalam persaingan scudetto Serie A Italia musim ini. Ia berhasil membawa Inter menjaga jarak 11 poin dari puncak klasemen sementara Serie A. Loyalitasnya selama 10 tahun untuk klub mode patut diacungi jempol.

3. Thibaut Courtois

Performanya sempat naik-turun ketika bergabung dengan Real Madrid pada 2019 lalu. Namun, kiper berkebangsaan Belgia itu perlahan kembali menjadi salah satu kiper terbaik dunia. Musim ini, El Real hanya kebobolan 24 kali dari total 30 pertandingan di semua kompetisi. Pasukan Los Blancos juga kembali berada di jalur juara karena memimpin klasemen sementara setelah mengalahkan Barcelona di El Clasico akhir pekan lalu.

2. Keylor Navas

Sejak berlabuh di Paris Saint-Germain (PSG) dari Real Madrid, Keylor Navas berhasil menyelamatkan klubnya dari berbagai kekalahan. Kiper asal Kosta Rika itu tetap menjadi pilihan utama juru taktik PSG Mauricio Pochettino di bawah mistar gawang. Meski sudah berusia 34 tahun, dirinya tetap dianggap prima oleh pelatih.

1. Jan Oblak

Oblak sudah menjadi tumpuan Atletico Madrid selama lima tahun terakhir. Ia dinilai sukses menjaga kepercayaan Diego Simeone sebagai benteng terakhir Los Rojiblancos. Atletico Madrid kembali bergabung di jalur persaingan juara La Liga Spanyol. Meski takluk di Liga Champions, Oblak bisa membawa timnya kembali berjaya jika mampu juara di kompetisi domestik.

Sumber:Republika