Breaking News

Jika Anies Gantikan Jokowi, Kemerdekaan Palestina Pasti Serius Diperjuangkan

Jika Anies Gantikan Jokowi, Kemerdekaan Palestina Pasti Serius Diperjuangkan
Tokoh Papua, Christ Wamea percaya jika Anies Baswedan gantikan Jokowi maka kemerdekaan Palestina akan serius diperjuangkan. /Twitter/@PutraWadapi

JAKARTA - Tokoh Papua, Christ Wamea meyakini bahwa jika Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden Jokowi, masalah di Palestina akan segera teratasi.

Seperti yang diketahui, kekerasan berdarah di Timur Tengah terus berlangsung saat militer Israel dan militan Palestina saling memuntahkan amunisi hingga detik ini.

Padahal utusan PBB telah memperingatkan kedua belah pihak yang bertikai, jika tetap dibiarkan hal ini menurut PBB akan berujung ke perang berskala penuh.

Militan Palestina, Hamas sebelumnya menyebut telah menembakkan 130 rudal ke kota Tel Aviv, israel, Selasa, 11 Mei 202, tidak lama setelah pesawat tempur Israel menghancurkan sebuah apartemen di Gaza.

Bangunan 13 lantai itu diserang Israel satu setengah jam setelah penghuni dan warga di sekitarnya diultimatum untuk mengungsi.

Sambil mengunggah foto Anies Baswedan yang menggunakan syal bercorak bendera palestina, tokoh Papua tersebut meyakini Anies akan sangat serius memperjuangkan kemerdekaan Palestina jika menjadi Presiden.

"Kalau beliau jadi presiden pasti sangat serius perjuangkan kemerdekaan bagi Palestina," ucapnya sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari akun Twitter @PutraWadapi pada Rabu, 12 Mei 2021.

Baswedan yang diunggahnya tersebut diketahui dalam rangka mengecam keputusan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Bentuk dukungan Anies kepada rakyat Palestina ditunjukkan dengan syal bermotif bendera Indonesia dan Palestina yang hari ini dikenakannya.

"Kita semua sakit dengan keputusan Presiden Trump. Saya mendukung apa yang telah diungkapkan Presiden Jokowi dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, bersikap tegas atas keputusan Presiden Trump," ujar Anies setelah menghadiri dialog bersama warga Jakarta Timur di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 8 Desember 2017.

Syal motif bendera Indonesia dan Palestina itu, ucap Anies, merupakan ungkapan ekspresi simpatinya kepada negara di Timur Tengah tersebut.

Dia menjelaskan, selain mengecam, mungkin akan ada tindakan lain yang diambil pemerintah Indonesia.

Sebagai informasi, pertikaian yang kini terjadi antara Israel dan Palestina merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir dan terus memakan korban jiwa.

Sedikitnya 35 warga Palestina di Jalur Gaza, begitu juga lima orang di Israel, tewas hingga Rabu, 12 Mei 2021.