Breaking News

JPU Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Sunardi, Ditanya Wartawan: No Comment

JPU Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Sunardi, Ditanya Wartawan: No Comment
Persidnagan kasus toko emas di Pengadilan Negeri Banda Aceh

ACEHSTANDAR.COM -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramadani menolak keberatan eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penipuan kadar emas, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa 2 November 2021.

Sidang lanjutan ini diketuai oleh hakim Nani Sukmawati dengan hakim anggota, Elviyanti dan Hasanuddin.

Dalam sidang ini, Ramadani berpendapat eksepsi yang diajukan oleh tim penasehat hukum terdakwa pada tanggal 25 Oktober 2021 telah memasuki ranah pokok perkara.

"Kami selaku Penuntut Umum dalam perkara a quo, berpendapat surat dakwaan yang telah kami bacakan pada sidang sebelumnya telah memenuhi ketentuan pasa 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP, sehingga eksespsi dari penasihat hukum terdakwa haruslah dikesampingkan, karena telah menyimpang dari ketentuan pasal 156 ayat (1)  KUHAP,"kata Ramadani di depan majelis hakim.

Selanjutnya Penuntut Umum memohon majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan memutuskan; menolak keberatan/eksepsi yang diajukan oleh penasihat hukum terdakwa;

JPU menyatakan surat dakwaan yang telah dibacakan sebelumnya adalah sah dan telah memenuhi syarat sebagaimana yang diatur dalam pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP.

JPU Ramadani

Jaksa meminta kepada majelis hakim, untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap perkara Sunardi alias Apun.

Usai persidangan, JPU Ramadani tidak mau memberi keterangan kepada wartawan. Dia meminta kepada sejumlah wartawan untuk mengkonfirmasi kepada Kasi Penkum Kejati Aceh.

"No Comment, kasi Penkum Kejati aja, udah-udah ya,"ujar Ramadani sambil berlalu. 

M Teguh Pribadi

Sementara kuasa hukum terdakwa dari tim Razman Arif Nasution (RAN Law Firm), M Teguh Pribadi kepada wartawan menyampaikan akan menanggapinya terhadap replik dari jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang, Rabu (3/11) besok.

"Kami juga akan menanggapinya terhadap replik dari saudara jaksa penuntut umum (JPU). Dan dilajutkan sidang besok, jam 9 pagi dengan agenda tanggapan kami selaku tim kuasa hukum," katanya.