Breaking News

Festival Tarik Pukat Dipusatkan di Aceh Besar

Kadisparpora Aceh Besar: Akan Menambah Nilai Jual Pasi Jantang

Kadisparpora Aceh Besar: Akan Menambah Nilai Jual Pasi Jantang
Kadisparpora Aceh Besar, Ridwan Jamil

ACEH BESAR - Pada umumnya, masyarakat Aceh yang tinggal di kawasan pesisir pantai bermata pencaharian sebagai nelayan atau mencari ikan, sedangkan yang tinggal dikawasan pegunungan, lebih memilih untuk berkebun atau bertani. 

Adalah Pasi Jantang, sebuah pantai yang terletak di desa Jantang, kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Di desa ini, masih terdapat kebiasaan yang sudah menjadi tradisi turun temurun, yaitu Tarik Pukat yang artinya menarik jala. 

Sebelum ditarik, pukat terlebih dahulu dibawa kearah laut, sekitar 100-200m, dari bibir pantai menggunakan boat. Kemudian, pukat disauhkan melingkar, kedua ujung talinya tetap berada di pantai. 

Kedua ujung tali itulah yang ditarik beramai-ramai, biasanya dibarengi dengan teriakan-teriakam yang membakar semangat. Tarek Pukat ini biasanya dilakukan oleh 20 hingga 30 orang, dan hasil ikannya nanti akan dibagikan kepada semua yang berpartisipasi dalam Tarek Pukat tersebut. 

Tahun 2021, Pemerintah Aceh melalui (Disbudpar) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh telah melaunching Calender of Event (CoE) sekaligus dengan pemnukaan Aceh Travel Mart (ATM) 2.0, beberapa waktu lalu di Hermes Hotel  Banda Aceh. 

Festival Tarek Pukat sendiri nantinya akan dilaksanakan di Pasi Jantang, Lhoong Aceh Besar. Menanggapi hal tersebut, Kadisparpora Aceh Besar, Ridwan Jamil menyambut baik dan mendukung penuh seluruh kegiatan pariwisata yang berlokasi di Aceh Besar. "Kita sangat senang, karena bisa menampilkan budaya khas pesisir Aceh Besar ini, dan juga bisa mendatangkan feedback banyaknya pengunjung yang akan datang ke Lhoong, akan menambah nilai jual Pasi Jantang tentunya," ungkap Ridwan via selular, yang saat ini sedang menghadiri kegiatan Kemenparekraf RI The Light of Aceh in Bali, di Bali, (3/3/21).

Ia sendiri berharap agar pariwisata Aceh secara umum, agar bisa bangkit kembali setelah 1 tahun terpuruk akibat dampak covid-19. "Semoga tahun ini adalah tahun terakhir wisata kita ambruk akibat covid, agar kita bisa mengagendakan kembali event pariwisata yang banyak seperti sediakala,"harapnya.

Sebanyak 4 dari total 67 event didalam Calender of Event of Aceh, dihelat di kabupaten Aceh Besar. Antara lain, Festival Doda Idi (Ayon Aneuk) (23-28 Maret), Festival Seni Budaya Tarek Pukat (4-6 Juni), Aceh Trail Adventure (11 Juli), dan Raon Trail Adventure (14 November). (*)