Breaking News

Kasus Baru Bertambah 230 Orang, 23 Ribu Lansia Vaksinasi Dosis I

Kasus Baru Bertambah 230 Orang, 23 Ribu Lansia Vaksinasi Dosis I
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

ACEHSTANDAR.COM—Kasus Baru konfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh 230 orang, pasien yang sembuh bertambah 190 orang, dan data meninggal dunia bertambah 11 orang. Sementara itu, sebanyak 23.493 orang lanjut usia (Lansia) telah melakukan vaksinasi dosis I dan 12.018 orang di antaranya sudah menuntaskan vaksinasi dosis II di Aceh. 

“Sasaran vaksinasi kelompok Lansia di Aceh mencapai 339.125 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (9/9/2021) malam. 

Ia menjelaskan, vaksinasi Lansia perlu perhatian khusus Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota untuk meningkatkan cakupan vaksinasinya. Edukasi keluarga tampaknya perlu ditingkatkan supaya mereka lebih proaktif mendorong dan memfasilitasi para Lansia ke tempat-tempat vaksinasi, tutur Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu. 

Kemudian, lanjutnya, Nakes yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I vaksin Sinovac 55.088 orang, atau sekitar 97,6 persen dari total terget yang mencapai 56.470 orang. Nakes yang telah menuntaskan dosis II sebanyak 49.017 orang atau sekitar 86,8 persen. Sedangkan para Nakes yang sudah melakukan suntikan dosis III sebanyak 11.596 orang atau 20,5 persen. 

Selanjutnya petugas pelayan publik yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 366.175 orang, atau sekitar 76,5 persen dari target 478.489 orang, dan yang sudah tuntas dengan vaksinasi dosis II sebanyak 231.976 orang, atau sekitar 48,5 persen. 

Lebih lanjut masyarakat umum dan kelompok rentan lainnya dengan target vaksinasi yang mencapai 2.577.792 orang. Vaksinasi dosis I sudah diberikan kepada 345.164 orang atau 13,4 persen. Masyarakat umum dan kelompok rentan yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 143.374 orang, atau 5,6 persen. 

Sedangkan kelompok remaja yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 19.532 orang, atau sekitar 3,4 persen dari sasaran sebanyak 577.015 orang. Sementara yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 11.511 orang atau 2,0 persen. Vaksinasi bagi kelompok remaja, termasuk umur 12 – 17 tahun tersebut dimulai pada 1 Juli 2021, jelas SAG. 

Bila secara keseluruhan, tambahnya, progres vaksinasi dosis I di Aceh sudah mencapai 809.452 orang, atau 20,1 persen dari total sasaran yang mencapai 4.028.891. Masyarakat yang telah melengkapinya dengan suntikan dosis II, sebanyak 447.896 orang, atau 11,12 persen. 

“Suntikan dosis kedua bagi semua kelompok sasaran terikat dengan waktu suntikan dosis I dilakukan,” tambah SAG. 

Kasus Covid-19

Selanjutnya SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 Aceh telah mencapai 35.327 orang, hingga 9 September 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 6.304 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) sebanyak  27.387 orang. Sedangkan meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 1.636 orang. 

Data kasus akumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah  hari ini sebanyak 230 orang. Pasien yang sembuh bertambah 190 orang, dan penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 11 orang, tuturnya. 

Penderita baru Covid-19 di Aceh bertambah 230 orang tersebut, meliputi warga Banda Aceh sebanyak 56 orang, Aceh Besar 25 orang, Aceh Selatan 23 orang, Lhokseumawe 21 orang, Bireuen 19 orang, Pidie 18 orang, Aceh Tamiang 12 orang, dan warga Gayo Lues sebanyak 11 orang. Kemudian warga Aceh Jaya tujuh orang dan warga Aceh Timur sebanyak lima orang. 

Selanjutnya warga Aceh Tenggara, Langsa, Aceh Tengah, Aceh Barat, Nagan Raya, dan warga Aceh Barat Daya, masing-masing empat orang. Lebih lanjut warga Aceh Utara dan Sabang sama-sama tiga orang. Sementara warga Bener Meriah dua orang, dan warga Simeulue satu orang. 

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 190 orang meliputi warga Aceh Besar sebanyak 69 orang, Aceh Tamiang 33 orang, Simeulue 26 orang, warga Lhokseumawe 14 orang, dan warga Bireuen sebanyak 11 orang. 

Kemudian warga Langsa dan Pidie Jaya sama-sama tujuh orang, warga Gayo Lues dan warga Aceh Barat Daya sama-sama empat orang. Selanjutnya warga Sabang sebanyak satu orang. Sedangkan 14 orang lainnya warga dari luar daerah. 

Sementara itu, pasien yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 11 orang terdiri dari warga Aceh Besar empat orang yang meninggal dunia, warga Aceh Tamiang dan Aceh Tengah sama-sama dua orang, warga Aceh Tenggara, Aceh Utara, dan warga Lhokseumawe masing-masing satu orang. 

“Satu orang meninggal hari ini (kemarin-red) dan yang lainnya meninggal dalam periode 5 – 8 September 2021,” tutur SAG. 

Lebih lanjut ia memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 888 orang, meliputi 785 orang selesai isolasi, 26 orang isolasi di rumah sakit, dan 77 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya. 

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.926 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.751 orang, sedang isolasi di rumah 151 orang, dan 24 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[]