Breaking News

Kejaksaan Agung Lelang Barang Sitaan Perkara Asabri, Ada Sejumlah Mobil Mewah, Ferrari dan Rolls Royce

Kejaksaan Agung Lelang Barang Sitaan Perkara Asabri, Ada Sejumlah Mobil Mewah, Ferrari dan Rolls Royce
apuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak

ACEHSTANDAR.COM -Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan lelang barang bukti (BB), hasil sitaan kasus dugaan korupsi PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Barang yang dilelang diantaranya ada mobil mewah Ferrari hingga Rolls Royce.

Hal itu diungkapkan Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak kepada media. Menurutnya  mengungkapkan, pelelangan tersebut berasal dari barang bukti yang disita dari tersangka Heru Hidayat, Jimmy Sutopo, Adam Rachmat Damiri dan Ilham W Siregar.

"Pelaksanaan lelang, Selasa 15 Juni 2021, 09.00-11.00 waktu server aplikasi lelang internet (sesuai WIB). Alamat domain https://www.lelang.go.id. Tempat lelang KPKNL JAKARTA IV Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No. 10, Jakarta," kata Leonard dalam keterangan rilis yang di terima AcehStandar.com, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Adapun barang bukti yang dilelang diantaranya, Mercedes-Benz, Rolls Royce, Nissan, Ferrari, 3 Land Rover, Camry, dan Honda CR-V. 

Harga yang lelang mulai dari puluhan dan ratusan juta hingga ada yang sampai miliaran.

Berikut, persyaratan mengikuti lelang;

Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui surat elektronik e-Auction Open Bidding yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id/

Peserta lelang diwajibkan menyetor jaminan penawaran lelang ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang.

Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada masing- masing peserta lelang.

Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening VA harus sama dengan yang disyaratkan dan disetorkan sekaligus/tidak boleh dicicil. 

Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Jakarta IV selambat- lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.

Kata Leonard, segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Peserta Lelang tuturnya, adalah: Perseorangan yang memiliki: Tanda Pengenal (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Badan Hukum yang memiliki: Akta Pendirian dan perubahannya (jika ada), Tanda Pengenal (KTP) sesuai nama yang tertera dalam akte Perusahaan dan Kuasanya (apabila dikuasakan).

Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang ditambah dengan bea lelang sebesar 3% (tiga persen) dari harga lelang selambat- lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang dan jika tidak melunasinya maka Pembeli akan dinyatakan Wanprestasi dan Uang Jaminan penawaran lelang langsung disetorkan ke kas negara.

Objek yang akan dilelang sesuai dengan kondisi apa adanya. 

Peserta diwajibkan untuk memeriksa objek lelang

Penjelasan Lelang dan melihat barang secara langsung dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juni 2021 di Gedung Asabri Jl. Mayjen Sutoyo No. 11, Cawang, Jakarta Timur pukul 10.00-12.00 WIB.

Peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui/memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti dan apabila karena suatu hal terjadi penundaan/pembatalan pelaksanaan lelang, maka pihak-pihak yang berkepentingan/peminat/peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Jakarta IV maupun Kejaksaan Agung RI.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Jl. Sultan Hasanudin No. 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Telp/Fax: 021-72798353 email: [email protected] atau dapat menghubungi KPKNL Jakarta IV.