Breaking News

Kejar Kerugian Negara Dari Dugaan Korupsi Dishub, Kejari Sabang Tiga Kali Selamatkan Uang dari Pelaku

Kejar Kerugian Negara Dari Dugaan Korupsi Dishub, Kejari Sabang Tiga Kali Selamatkan Uang dari Pelaku
Kajari Sabang Choirun Paraoat, SH, MH didampingi Kasintel Jen Tanamal, SH dan Kasi Pidsus Muhammad Rhazi, SH, pada konfrensi pers, Jumat (04/06) di Aula Kejari Sabang.

ACEHSTANDAR.COM - Untuk mengejar kerugian negara dari dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dinas) Kota Sabang pada anggaran 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang sampai tiga kali mengembalikan uang negara dari pelaku.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat, SH, MH dalam konfrensi pers Jumat, (04/06) kepada wartawan mengatakan, pihaknya untuk ketiga kalinya berhasil menyelamatkan uang negara dari pelaku dugaan korupsi pada Dishub Kota Sabang, kali ini Kejari Sabang menyelamatkan sebesar Rp80.164.000.

Uang negara yang diduga dari hasil korupsi tersebut  didapat dari kasus
tindak pidana pada kegiatan belanja Bahan Bakar Minyak (BBM)/Gas dan Pelumas, serta kegiatan belanja pergantian Suku Cadang pada Dinas Perhubungan Kota Sabang, anggaran tahun anggaran 2019.

"Perlu kami sampaikan bahwa pada hari Kamis 3 Juni 2021, sekitar pukul 14.30 WIB, Kejari Sabang kembali berhasil  menyelamatkan uang negara Rp.80.164.000.
Ini merupakan penyelamatan kerugian keuangan negara tahap ke-III dalam penanganan perkara tidak pidana kasus korupsi pada Dinas Perhubungan Kota Sabang,” kata Kejari Sabang Coirun Parapat, SH, MH, didampingi Kasi Intel Jen Tanamal, SH dan Kasipidsus Muhammad Rhazi, SH dalam konferensi pers di ruang serbaguna kantor Kejaksaan Negeri Sabang.

Barang bukti uang yang dikembalikan dari hasil dugaan korupsi pada Dishub Kota Sabang.

Choirun Parapat menjelaskan, penyelamatan atas kerugian negara sebesar Rp.80.164.000,- itu,  berasal dari pengembalian dari salah satu tersangka yang berinisial SH selaku Manajer SPBU.

Selanjutnya uang pengembalian ini akan dilakukan penyitaan dan segera dititipkan ke rekening RPL 001 PDT Kejari SBG UTK TITIP SIT, sebagai barang bukti.

Dengan telah dilakukan pengembalian dan penyitaan kerugian negara tahap ketiga dalam perkara ini, jadi hampir seluruh dari kerugian negara telah dikembalikan oleh kedua tersangka yakni mantan Kadishub saudara IS dan SH Manager SPBU.

“Artinya, dengan demikian total penyelamatan kerugian keuangan negara yang diselamatkan Kejari Sabang, dalam perkara ini sudah mencapai Rp. 493.326.500,- dari jumlah kerugian negara sesuai penghitungan Auditor Inspektorat Kota Sabang sebesar Rp.577.295.131,” jelas Choitun Parapat.

Diterangkan juga, apa yang telah dilakukan Kejari Sabang, sejalan dengan kebijakan pimpinan Kejaksaan, yang telah memberikan arahan dalam setiap penanganan korupsi yaitu, dimulai dari penanganan perkara korupsi dilakukan kepada perkara yang berkualitas, serta penanganan perkara korupsi tidak hanya mengedepankan pada aspek pemidaannya saja.

Pun begitu lanjut Kajari, perlu adanya upaya untuk melakukan optimalisasi penyelamatan kerugian keuangan negara dalam setiap penanganan perkara korupsi.

Sehingga, setelah rampungnya penyelamatan kerugian negara tersebut, selanjutnya Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang akan segera menyelesaikan proses penyidikan untuk dilanjutkan pada tahap penuntutan.

"Atas nama lembaga dan saya pribadi saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyidik yang telah bekerja keras dalam penanganan kasus ini, mudah-mudahan dengan nawaitu yang baik kita semua selalu diberi kesehatan dan dalam lindungan Allah SWT," ucap Coirun Parapat, SH, MH.

JALAL