Breaking News

Kerap Alami Erosi,  Kecamatan Darul Hasanah Lakukan Reboisasi

Kerap Alami Erosi,  Kecamatan Darul Hasanah Lakukan Reboisasi
Camat Kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara, Hayadun Sp didampingi Kapolsek IPDA Herman Sekedang dan Danpos Ramil setempat

ACEHSTANDAR.COM - Reboisasi hutan dan lahan sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan alam, supaya terhindar dari erosi saat musim penghujan. Untuk itu khusus wilayah kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara yang merupakan daerah Hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) rentan mengalami erosi karena tidak ada tanaman keras untuk penyangga.

Untuk menghindari erosi maka harus ada solusi, diantaranya menanam bibit tanaman keras sebagai penyangga, supaya tidak terjadi erosi lagi kendatipun di musim hujan.

Oleh sebab itu, sebanyak 27 desa tahun 2021 ini membuat program mengajukan proposal ke pihak Balai Pembibitan Sei Wampu dan Alhamdulillah pihak Balai Pembibitan Sei Wampu memberikan kepercayaan untuk menyalurkan sejumlah bibit tanaman keras kepada pihak desa setempat.

Bibit tanaman keras yang disalurkan tersebut 50 ribu batang dengan jenis bibit durian, alpokat, Pete, asam dan terimbesi serta berbagai macam jenis bibit lainnya. Hal tersebut disampaikan Camat Kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara, Hayadun SP kepada acehstandar.com kemarin di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan wilayah kecamatan Darul Hasanah merupakan didiami oleh penduduk yang berada di bawah kaki gunung Leuser Aceh Tenggara yakni wilayah TNGL terkadang kerap terjadi erosi artinya wajib ditanami pohon tua sebagai penyangga. 

Dan saat ini 50 ribuan bibit sudah di salurkan kepada 27 desa di kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara.

"Saya berharap kepada masyarakat yang sudah menerima bibit itu wajib untuk di tanam, karena daerah kita khususnya kawasan TNGL rentan terhadap  erosi saat musim hujan,"harapnya.

HIDAYAT