Breaking News

PDIP Ungkit Cerita SBY Pernah Dijuluki 'Bapak Bansos'

PDIP Ungkit Cerita SBY Pernah Dijuluki 'Bapak Bansos'
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (FOTO: ANTARA)

ACEHSTANDAR.COM - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkit cerita saat menjadi saksi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.

Kata Hasto, penyelenggaraan Pemilu 2009 diwarnai dengan manipulasi berupa politisasi bantuan sosial (bansos) ala mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Hal itu membuat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan julukan 'Bapak Bansos Indonesia'.

"Pada 2009 saya jadi saksi bagaimana manipulasi dapat itu dilakukan, bagaimana politik bansos ala Thaksin itu dilakukan sehingga ada yang menjuluki SBY itu 'Bapak Bansos Indonesia'," kata Hasto dalam diskusi yang digelar PARA Syndicate, Jumat (28/5).

Dia menjelaskan, julukan itu berdasarkan hasil penelitian Markus Mietzner, yang kini menjadi peneliti politik Australian National University.

Kata Hasto, penelitian Marcus mencatat terdapat uang US$ 2 miliar dari Juni 2008 hingga Februari 2009 yang dipakai untuk politik bansos. Cara itu disebutnya meniru strategi Thaksin di Thailand.

Menurutnya, politik bansos itu kemudian ditiru oleh seluruh kepala daerah Indonesia dengan berlomba mengadakan bansos sebagai bagian dari politik elektoral.

"[Ini] mengandung kerawanan dalam kestabilan fiskal di masa yang akan datang, bagaimana politik kekuasaan juga dipakai, bagaimana politik elektoral menggunakan dana besar sehingga terjadi kasus Century," imbuh Hasto.

Dia melanjutkan, PDIP tak ingin melakukan hal seperti itu. Menurutnya, kekuasaan dalam berpolitik harus diperoleh dengan cara benar. Hasto berkata, PDIP percaya pada nilai-nilai bangsa.

"Kalau kekuasan tidak diperoleh secara benar akan membawa karma politik berupa kesengsaraan lahir dan batin," tuturnya.

Sumber:CNN Indonesia