Breaking News

Prof Wiratmaja: Berharap Peleburan Kemendikbud-Ristek Dapat Memperkuat Riset dan Inovasi

Prof Wiratmaja: Berharap Peleburan Kemendikbud-Ristek Dapat Memperkuat Riset dan Inovasi
Ilustrasi Foto: Kegiatan Praktikum Mahasiswa di Laboratorium Universitas Pertamina Tahun 2019.

ACEHSTANDAR.COM  - Keluaran Inovasi Indonesia ternyata memiliki kinerja yang baik. Buktinya, meskipun rangking input inovasinya Indonesia berada di urutan ke-91, namun untuk Keluaran Inovasi menempati urutan ke-76. Artinya, optimisme untuk memperkuat budaya riset dan inovasi masih cukup tinggi. 

Lalu apakah yang menjadi tantangan untuk meningkatkan riset dan inovasi di Indonesia?

Dalam diskusi daring tentang Peleburan Kemenristek yang dilaksanakan Senin 24 Mei 2021 lalu, Rektor Universitas Pertamina, Prof. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Ph.D. mengungkapkan bahwa dana yang dialokasikan untuk riset di Indonesia masih belum optimal.

"Dari total penduduk 270 juta jiwa,  Indonesia hanya memiliki 2 Miliar Dolar US untuk mendanai kegiatan riset. Bandingkan dengan Malaysia yang jumlah penduduknya 32 juta jiwa, mengalokasikan 9,7 Miliar Dolar US. Begitupun Korea Selatan, yang penduduknya 51 juta jiwa, tapi memiliki dana untuk riset cukup besar yakni
73 Miliar Dolar US," ungkap Wiratmaja.

Apa yang diungkapan Wiratmaja tersebut juga diamini oleh Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira. 

"Dana riset kita juga masih menyebar di masing-masing kementerian atau lembaga. Pada akhirnya, dana ini terpakai untuk kegiatan operasional yang bukan merupakan bagian dari penelitian," tutur Andreas. 

Oleh karenanya, lanjut Andreas, saat ini tengah dikaji strategi APBN 2022 mendatang supaya dana riset ini dilakukan secara sentralisasi. 

"Harapan kita dana ini bisa terserap di Kemendikbud-Ristek. Apalagi dengan adanya peleburan Kementerian Riset dan Teknologi ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kita berharap bisa memperkuat riset dan inovasi di Indonesia," ujar Andreas.

Dosen digalakkan untuk mendapat hibah penelitian

Dalam keterangan yang disampaikan Humas Universitas Pertamina, Pristia T.A. via rilis kepada AcehStandar.com, Sabtu (29/5/2021) kembali menyebutkan pernyataan Prof. Ir. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja bahwa budaya riset dan inovasi perlu terus didorong, terutama di perguruan tinggi. 

Ia mencontohkan, di Universitas Pertamina para dosen digalakkan untuk mendapat hibah penelitian, baik dari internal maupun eksternal. 

Para mahasiswa juga didorong untuk mengikuti kompetisi riset di berbagai level, dan diikutsertakan dalam berbagai proyek penelitian gagasan para dosen.

Alhasil, di usia yang baru menginjak tahun ke-5, Universitas Pertamina telah menduduki posisi ke-80 sebagai perguruan tinggi dengan produktivitas publikasi riset terbaik di level nasional versi Website Science and Technology Index (SINTA) milik Kemenristek BRIN.

Selain itu Mahasiswa nya juga meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional dalam penelitian.

Bagi siswa siswi SMA yang ingin berkuliah di kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut, saat ini tengah dibuka Seleksi Nilai Rapor dan Ujian Masuk untuk Tahun Akademik 2021/2022.

Informasi lengkap pendaftaran untuk kedua jalur masuk dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran

Universitas Pertamina juga menyiapkan hingga 15 jenis beasiswa yang dibuka setiap semester. 

Nah, Informasi syarat dan ketentuan, tata cara dan periode pengajuan, serta jenis beasiswa dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/beasiswa/