Breaking News

Siap-Siap!!! Yang Pindah Pertama ke IKN adalah TNI dan Polri

Siap-Siap!!! Yang Pindah Pertama ke IKN adalah TNI dan Polri
Ilustrasi, IKN Kalimantan

ACEHSTANDAR.COM - Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengungkapkan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) baru saat ini masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19.

Selain itu kata Rudy pemerintah juga mengantisipasi krisis-krisis yang terjadi ke depan.

Hal itu diungkapkan Rudy dalam media briefing di kantor Bappenas, Kamis (2/9/2021).

"Pembangunan IKN ini masih menyesuaikan dalam kondisi pandemi. Kalau antisipasi krisis ke depan apakah sesuai dengan target 2045 (yang) secara umum dibangun. Namun untuk 2024 apakah sudah bisa upacara di sana?" katanya.

Pembangunan IKN ini ungkap Rudy memang sesuai dengan arahan Presiden. "Kalau Presiden bilang jalan, saya nggak mau berasumsi, karena APBN masih bisa berubah," tuturnya.

Jika tidak ada alokasi di APBN, skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi yang paling mungkin dilakukan.

Dalam rapat dengan DPR, terkait pemindahan PNS ke IKN, sudah disiapkan belanja modal pada 2022. Menurut Rudy, hal itu adalah kajian persiapan.

Untuk yang pindah pertama tahun 2023 adalah TNI dan Polri untuk memastikan keamanan.

"Malah 2024 Agustus, kita sudah mepet, jadi harus prioritaskan lagi, yang penting pemerintahan itu bisa berjalan," tutur dia.

Dia menjelaskan, jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan, pada 2022 sudah mulai bangun kantor dan istana.

Dalam visi 2045, selain ibu kota negara, Bappenas juga memiliki visi agar Indonesia naik menjadi negara  upper middle income country.

Kemudian mengantisipasi krisis ke depan. Selanjutnya memiliki sasaran pembangunan yang diutamakan.

Namun sekali lagi, kata Rudy semuanya tergantung dengan kondisi penularan pandemi Covid-19 secara nasional.

"Semua itu akan sangat tergantung pada kondisi, semua terkait Covid-19 itu kuncinya. Kalau ini gak jalan (gak ada penurunan kasus), ekonomi susah geraknya," tuturnya.

"IKN itu salah satu game changer mendorong perekonomian. Kalau bergerak, semua ekonomi akan bergerak.

Membangun gak bisa langsung seperti sulap, harus step by step

Sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
memastikan draf Rancangan Undang- Undang Ibu Kota Negara (IKN) telah selesai disusun.

"Namun kalau kita membangun tentu gak bisa langsung seperti sulap. Untuk pembangunan fisik ada step-step tahapannya. Kalau mau pindah, step-step ini yang sedang kita siapkan. Di masterplan kita juga sampai 2045," jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat ditemui di kantornya, Kamis (2/9/2021).

"Begitu bisa go, kita akan go. Kita sudah sampai pada land development, penanaman bibit sudah, penyemaian sudah kita lakukan. Cuma soal bagaimana kita akan membiayai dan membangun," lanjut Sularso.