Breaking News

Staf Khusus Menteri: Forum Komunikasi BUMN Aceh Pertama di Indonesia

Staf Khusus Menteri: Forum Komunikasi BUMN Aceh Pertama di Indonesia
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang komunikasi publik Arya Sinulingga |CNBC

BANDA ACEH - Staf khusus menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Forum Komunikasi (FK) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Provinsi Aceh merupakan yang pertama di Indonesia dan akan menjadi cikal bakal untuk terbentuknya forum serupa di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Arya Sinulingga saat mengikuti rapat kerja (raker) forum komunikasi BUMN 2021 di Banda Aceh, Senin (15/3/2021).

"Model Forum komunikasi di Aceh ini akan menjadi contoh bagi daerah lain untuk membentuk forum yang sama di masing  -masing daerah," katanya. 

Arya menuturkan,  setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah selama ini, ia harus mengumpulkan pihak BUMN, namun ketika ke Aceh dirinya tidak perlu lagi mengumpulkan karena sudah terhimpun dalam FK BUMN.

“Artinya, dengan adanya forum ini lebih mudah untuk menggerakkan BUMN karena sudah terbentuk dan BUMN sudah tergabung semua,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sekitar 49 BUMN yang ada di Aceh dan tiga diantaranya perusahaan BUMN yang beroperasi langsung di Aceh, yakni PT SBA, PIM dan PTPN 1.
  
Ia pun berharap melalui FK BUMN dapat mengusulkan program kerja ke Kementerian yang nantinya dirinya akan mendorong agar dapat ditindaklanjuti oleh BUMN yang nantinya akan ditunjuk.

“Kami yakin dengan adanya usulan tersebut program yang telah berjalan saat ini akan lebih ditingkatkan lagi, karena nantinya ada penyesuaian dana CSR yang disesuaikan dengan kebutuhan,” ungkapnya didepan anggota FK BUMN dan gubernur Aceh. 

Selain itu kata Arya, soal Tol Sibanceh saat ini, 2 seksi sudah bisa digunakan, dan ditarget pada akhir tahun 2021 ke 6 seksi dengan jarak 76 kilometer akan bisa digunakan.

Kemudian terkait, peningkatan UMKM, FK BUMN Aceh juga merencanakan akan membuka pusat UMKM yang disebut Rumah UMKM. Nantinya akan menjadi pusat pelatihan, dan pembiayaan bagi para pelaku usaha.

“Industri kreatif akan hidup di sana kalau sudah dibuka di sini (Banda Aceh) kita akan buka lagi di setiap kabupaten seluruh Aceh. Jadi setiap kabupaten punya pusat UMKM, nanti pihak Bank BSI  jadi pembimbing, jika naik kelas bisa cari dana langsung di BSI,”

Forum BUMN diikuti oleh badan usaha yang bergerak di berbagai sektor ini digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin.

Pada kesempatan itu, perusahaan yang menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Aceh  yaitu, PT Pegadaian (Persero) Syariah Area Banda Aceh, PT PLN UIW Aceh, PT Perkebunan Nusantara I, Perum Bulog Kanwil Aceh, PT Mifa Bersaudara, PT Bara Energi Lestari, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Solusi Bangun Indonesia/PT Aroma Cipta Anugerahtama, PT Medco E&P Malaka, PT Pertamina EP Field Rantau Persero Area Aceh, PT Pertamina Hulu Energi NSB, PT Agrabudi Jasa Bersama, PT Aceh Media Grafika, dan PT Dunia Barusa.

Turut hadir dalam pertemuan itu unsur FK BUMN hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, Kepala BAPEDA Teuku Ahmad Dadek,
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, Kepala Biro Umum Setda Aceh Akmil Husein, Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh Amirullah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Helvizar Ibrahim.