Breaking News

Terkait Perbuatan Korupsi Akhirnya Kejari Sabang Berhasil Penjarakan Hari Bombom 

Terkait Perbuatan Korupsi Akhirnya Kejari Sabang Berhasil Penjarakan Hari Bombom 
Tim Kejari Sabang mengantarkan terpidana korupsi T. Harri Kurnisyah (masker hijau baju batik) ke Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Selasa (02/11/2021).

ACEHSTANDAR.COM -Pengungkapan kasus korupsi terkait pekerjaan Review Design Pembangunan Terminal Pelabuhan Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, yang dilakukan oleh  T. Harri Kurnisyah alias Hari Bombom, sudah melelahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang.

Pasalnya, sosok pelaku yaitu Hari Bobom ini dinilai lebih licin dari belut, pun begitu atas kerja keras yang tidak pernah putus asa dilakukan oleh Kejari Sabang, akhirnya sang pejabat di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) hari ini berhasil dijebloskan ke dalam penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus melaksanakan Eksekusi  terpidana atas nama T Harri Kurnisyah ST Bin T Hussain Alamsyah alias Hari Bombom dalam perkara Pekerjaan Review Design Pembangunan Terminal Pelabuhan Balohan Sabang Tahun Anggaran 2016.

Hari Bombom telah melakukan korupsi yang melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf a, b ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana., jelas Kajari Sabang, Selasa (02/11/2021) dalam rilis pers yang diterima media ini.

Penyarahan terpidana di Rutan Kelas IIB Banda Aceh oleh tim Tindak Pidana korupsi Kejari Sabang

Choirun Parapat SH MH mengatakan, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2455 K/Pid.Sus/2021 tanggal 15 September 2021 dan sesuai Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Kejaksaan Negeri Sabang (P-48) Nomor : B-402/L.1.16/Ft.1/10/2021 tanggal 29 Oktober 2021 melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia oleh bidang Tindak Pidana Khusus.

Pelaksanaan eksekusi yang dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus FRI WISDOM S. SUMBAYAK, S. H beserta staf Tindak Pidana Khusus dan didampingi oleh Bidang Intelejen sebagai pengamanan jalannya eksekusi ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh.

Keputusan Mahkamah Agung bahwa, menjatuhkan pidana kepada terdakwa T. HARRI KURNIASYAH ST BIN T. HUSSAIN ALAMSYAH dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan pidana sebesar Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan.

"Kemudian, menghukum pula terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 73.995.500 (tujuh puluh tiga juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu lima ratus rupiah) dan juga membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi ssbesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah),"kata Choirun.

Lebih lanjut diungkapkan yang mana sebelumnya putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna tanggal 2 November 2020 membebaskan terdakwa. Namun, keputusan Mahkamah Agung menyatakan saudara T. HARRI KURNISYAH alian Hari Bombom bersalah dan wajib dihukum penjara

Kajaksaan sebelum melaksanaan eksekusi terlebih dahulu telah dilakukan test swab antigen yang mana hasilnya menyatakan negatif dan langsung dimasukan ke Rutan Kelas II B Banda Aceh.